kendali — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di bawah kepemimpinan Wali Kota Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman meraih penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kategori Penurunan Tingkat Pengangguran untuk regional Nusa Tenggara dan Maluku.
Atas capaian tersebut, Pemkot Tidore Kepulauan menerima dana insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan diserahkan kepada Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Merumatta Senggigi Hotel, Lombok Barat, Selasa (19/5/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Wakil Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Ketua Komisi II DPR RI, Direktur Garuda TV, unsur Forkopimda tingkat provinsi, para kepala daerah, ketua DPRD kabupaten/kota, serta inspektur daerah se-wilayah Nusa Tenggara dan Maluku.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan, pada tahun ini Kemendagri mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk insentif fiskal daerah sebagai bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi.
“Dana insentif fiskal ini ditransfer ke APBD untuk mendukung program kerja di daerah, termasuk pos Belanja Tidak Terduga (BTT). Mulai Juli nanti, kami bersama BPS juga akan meluncurkan indeks peringkat untuk seluruh provinsi, kota, dan kabupaten agar memacu daerah untuk terus membenahi data pengangguran, kemiskinan, dan inflasi,” ujar Tito.
Sementara itu, Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menyampaikan apresiasi atas capaian pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja pembangunan.
“Saya mengucapkan selamat kepada para pemenang. Mudah-mudahan penghargaan ini membawa manfaat bagi daerah masing-masing, karena tujuan pengabdian kita adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Usai menerima penghargaan, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menyampaikan rasa syukur atas apresiasi dari pemerintah pusat terhadap kebijakan yang dijalankan Pemkot Tidore, khususnya dalam menekan angka pengangguran.
“Kota Tidore Kepulauan mendapat apresiasi dalam kategori penurunan tingkat pengangguran tingkat kota dan menerima dana insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari Kemendagri untuk mendukung kebijakan pembangunan di daerah,” ujar Ahmad Laiman.
Ia menambahkan, Pemkot Tidore Kepulauan akan terus menghadirkan kebijakan yang lebih menyentuh masyarakat dan mampu menjawab berbagai persoalan sosial di daerah.
Penghargaan kategori Penurunan Tingkat Pengangguran diberikan berdasarkan penilaian terhadap upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran secara terencana dan berkelanjutan.
Penilaian meliputi kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, capaian berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), serta inovasi daerah dalam menciptakan solusi ketenagakerjaan yang efektif dan berdampak.**













