kendali – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyatakan siap mendukung berbagai program Universitas Khairun (Unkhair) Ternate di wilayah Kota Tidore Kepulauan, termasuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang direncanakan berlangsung di sejumlah wilayah di Tidore.
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, saat menerima audiensi Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unkhair Ternate di Ruang Rapat Sekda Tidore, Kamis (21/5/2026).
Ismail mengatakan, kerja sama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Unkhair Ternate telah terjalin sejak lama dan terus berjalan dalam berbagai bidang, baik pendidikan maupun program-program pengabdian masyarakat.
“Pada prinsipnya kami sangat mendukung program maupun rencana KKN, baik KKN Tematik Literasi maupun KKN Reguler yang akan dilaksanakan di Tidore. Kami berharap kerja sama ini terus terjaga dengan baik, tidak hanya dalam pelaksanaan KKN, tetapi juga berkembang ke bidang akademik lainnya,” ujar Ismail.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Unkhair yang kembali memilih Tidore sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik Literasi dan KKN Reguler.
Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman literasi masyarakat di berbagai titik lokasi pelaksanaan KKN di Kota Tidore Kepulauan.
Sementara itu, Tim LPPM Unkhair, Prof. Dr. Hamidi, mengatakan audiensi tersebut bertujuan meminta dukungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terhadap pelaksanaan KKN Tematik Literasi dan KKN Reguler di wilayah Tidore.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang telah menerima kedatangan kami dengan baik. Semoga kerja sama dan dukungan ini terus terjalin di berbagai bidang,” kata Hamidi.
Hamidi menjelaskan, KKN Tematik Literasi merupakan program kerja sama antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Universitas Khairun Ternate.
Program tersebut akan dilaksanakan di 50 kelurahan dan desa yang tersebar di empat kabupaten/kota di Maluku Utara, yakni Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, dan Halmahera Utara.
“Kami berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat mendukung pelaksanaan program KKN Tematik Literasi maupun KKN Reguler ini,” tutup Hamidi.**













