News

Lomba Drama Pendek dan Peluncuran 100 Buku Sastra Warnai Kegiatan Komunitas Sastra Armada Pena Tidore

58
×

Lomba Drama Pendek dan Peluncuran 100 Buku Sastra Warnai Kegiatan Komunitas Sastra Armada Pena Tidore

Sebarkan artikel ini
Foto bersama pegiatan literasi, Balai kantor Bahasa Maluku Utara dan pemerintah kota Tidore, dalam kegiatan peluncuran kegiatan 100 Judul Buku;

kendali– Kegiatan lomba sastra drama pendek yang digelar Komunitas Sastra Armada Pena Tidore tahun 2025 menjadi ajang kreativitas sekaligus sarana menumbuhkan minat baca di kalangan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya berlatih berperan di panggung, tetapi juga mengasah kemampuan literasi sebagai modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan formal maupun nonformal menuju masyarakat yang cerdas dan berwawasan luas.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Abdul Hakim Adjam saat mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan membuka secara resmi kegiatan tersebut, yang dirangkaikan dengan peluncuran 100 judul buku produk sastra di Aula Gedung Perpustakaan Daerah, Senin (27/10/2025).

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Abdul Hakim, disebutkan bahwa pembudayaan kegemaran membaca perlu ditanamkan sejak dini secara berkelanjutan dalam suasana yang kondusif, harmonis, dan komunikatif.

“Penanganan minat baca tidak cukup hanya oleh guru atau komunitas di sekolah, tetapi juga perlu dukungan orang tua, masyarakat, pemerintah, dan lembaga swasta yang peduli. Semua pihak memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang sukses,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Abdul Hakim juga menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Sastra Armada Pena yang telah berhasil menggerakkan siswa-siswa untuk berkreasi melalui drama pendek.

“Ini menjadi awal yang baik bagi generasi muda untuk mengisi aktivitas dengan hal positif, dan tidak menutup kemungkinan akan melahirkan seniman-seniman baru di Tidore,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Sastra Armada Pena, Syahrian Kamari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Sastra Kota Rempah yang berhasil lolos pendanaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek Tahun 2025.

“Program ini dikemas melalui berbagai kegiatan, seperti pameran produk sastra Armada Pena, Anjangsana Sastrawan Tidore, Lomba Sastra Drama Pendek, Kongres Bahasa Tidore, serta Talk Show Sastra Musi IV di Maluku Utara,” ungkap Syahrian.

Ia menambahkan, pihaknya juga meluncurkan 100 judul buku dari total 230 karya penulis komunitas, serta majalah sastra Marasante yang menampilkan kekayaan bahasa Tidore.

“Kami ingin sastra di Tidore memiliki nilai jual dan menjadi bagian dari industri kreatif sastra untuk masa depan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, para sastrawan, pimpinan OPD terkait, serta diikuti oleh peserta dari tingkat SMP/MTS se-Pulau Tidore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *