Pop Culture

Culture Party Coffee Shop “Marsroom”, Gaya Baru Budaya Nongkrong di Ternate

16
×

Culture Party Coffee Shop “Marsroom”, Gaya Baru Budaya Nongkrong di Ternate

Sebarkan artikel ini
Culture Party Coffee Shop Marsroom.

kendali –  Nongkrong di coffee shop kini bukan sekadar soal secangkir kopi. Di tengah menjamurnya kedai kopi di Ternate, persaingan mulai bergeser. Bukan hanya soal rasa dan harga, tetapi juga tentang konsep, suasana, dan pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung.

Fenomena ini menjadi bagian dari perubahan budaya nongkrong di Indonesia, termasuk di Maluku Utara. Coffee shop perlahan menjelma menjadi ruang sosial yang menggabungkan kopi, musik, komunitas, hingga hiburan.

Salah satu yang mencoba membaca tren tersebut adalah Marsroom Coffee Shop di Ternate. Belum lama ini, Marsroom menggelar culture party dengan menghadirkan sejumlah DJ lokal Maluku Utara.

Event tersebut merupakan kolaborasi Marsroom bersama Local Heroes, sebuah kelompok para pegiat dan DJ lokal. Musik elektronik, kopi, dan suasana malam kemudian dipadukan menjadi satu pengalaman nongkrong yang berbeda.

Bagi generasi milenial dan Gen Z, konsep seperti ini menjadi alternatif baru untuk menikmati akhir pekan. Coffee shop tidak lagi hanya identik dengan meja, kursi, laptop, dan secangkir kopi, tetapi juga menjadi ruang untuk menikmati musik dan bersosialisasi.

Owner Marsroom Coffee Shop, Ghozal Elfridho, mengatakan konsep menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi sebuah coffee shop di tengah persaingan yang semakin ramai.

Menurutnya, pelaku usaha harus mampu membaca perubahan suasana dan kebutuhan pasar agar coffee shop tidak berhenti pada produk yang dijual.

“Hari ini kafe di Ternate sudah bermunculan di mana-mana. Itu pertanda kita juga perlu lebih kuat membaca kondisi pasar coffee shop. Kultur party juga bagian dari tren coffee shop hari ini. Itu mengapa kami perlu terus update,” tutur Ghozal.

Menurut Ghozal, menghadirkan konsep yang berbeda merupakan salah satu cara untuk menciptakan pengalaman baru bagi pengunjung sekaligus membangun karakter sebuah coffee shop.

Di Ternate, konsep culture party di coffee shop mulai muncul sebagai bagian dari perkembangan budaya nongkrong anak muda. Marsroom dan Kelana menjadi dua coffee shop yang belakangan rutin menghadirkan konsep tersebut, khususnya pada akhir pekan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa budaya nongkrong di Ternate terus bergerak. Kopi mungkin tetap menjadi menu utama, tetapi pengalaman menjadi alasan orang kembali.

Pada akhirnya, coffee shop bukan lagi sekadar tempat untuk minum kopi. Ia telah berubah menjadi panggung kecil bagi gaya hidup, musik, komunitas, dan budaya anak muda Ternate.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *