News

Wawali Tidore Ajak Alumni Yogyakarta Kolaborasi Bangun Daerah

8
×

Wawali Tidore Ajak Alumni Yogyakarta Kolaborasi Bangun Daerah

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam talk show usai pelantikan pengurus Sedulur Keluarga Alumni Jogjakarta di Nitiprayan.

kendali – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman mengajak Sedulur Keluarga Alumni (SKA) Yogyakarta untuk berkolaborasi menyumbangkan ide dan gagasan dalam pembangunan Kota Tidore Kepulauan ke depan.

Ajakan tersebut disampaikan Ahmad Laiman saat menghadiri pelantikan Ikatan Alumni Yogyakarta dan peringatan Milad ke-30 Perkumpulan Keluarga, Pelajar dan Mahasiswa Nuku Yogyakarta di Nitiprayan Cafe, Jumat (15/5/2026) malam.

Dalam sambutannya, Ahmad Laiman mengatakan alumni Yogyakarta yang tergabung dalam SKA patut berbangga karena Yogyakarta dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak ide dan gagasan besar bagi bangsa.

“Alumni Jogja ada di jaringan pemerintahan maupun komunitas. Saya menantang Alumni Jogja untuk bersama-sama berkolaborasi melalui ide dan gagasan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, ikatan alumni memiliki peran penting dalam membangun jejaring, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan kekuatan intelektual di tengah masyarakat. Menurutnya, alumni juga dapat mendorong pembangunan daerah melalui ide, inovasi, dan kreativitas.

“Kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak karena pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Kami membuka ruang sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Ikatan Alumni Jogjakarta,” katanya.

Di akhir sambutannya, Ahmad Laiman turut menyampaikan selamat kepada ketua terpilih dan pengurus SKA Yogyakarta yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik.

Sementara itu, Ketua SKA Yogyakarta yang baru dilantik, Irsan Nudin Idrus, berharap organisasi tersebut menjadi rumah besar yang mampu merangkul seluruh generasi alumni.

“Senior dihormati, generasi muda diberi ruang, dan semua bergerak dengan semangat yang sama membangun Tidore sesuai kapasitas yang dimiliki,” ujarnya.

Irsan juga mengajak seluruh alumni untuk memperkuat solidaritas dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita mungkin tidak memiliki kekuasaan besar, tetapi kita memiliki pengetahuan, jaringan, dan pengalaman. Itu menjadi modal penting untuk masa depan daerah,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *