Kendali – Upaya mendukung kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia. Salah satu orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Tidore Kepulauan menerima bantuan sosial melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).
Penyaluran bantuan tersebut berdasarkan surat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Nomor: 874/5.3/BS.00.01/5/2026 tertanggal 1 Mei 2026.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Amin Hasan, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/5/2026). Ia menjelaskan bahwa bantuan PPSE merupakan bentuk dukungan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.
Menurut Amin, bantuan yang diberikan berupa modal usaha, pelatihan, pendampingan, hingga alat kerja sesuai jenis usaha penerima, seperti peralatan memasak dan perlengkapan usaha lainnya.
“Pemberian bantuan ini selain untuk pemberdayaan, juga bertujuan meningkatkan pendapatan orang tua agar mereka mampu mendukung pendidikan anak-anak mereka di Sekolah Rakyat,” ujar Amin Hasan.
Ia menambahkan, bantuan PPSE merupakan langkah terpadu pemerintah untuk mendorong Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi lebih mandiri secara ekonomi serta mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial.
Senada dengan itu, Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Tidore Kepulauan, Sumarni Sahril, mengatakan bantuan PPSE dari Kementerian Sosial di tahun 2026 memang diprioritaskan bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat.
“Tujuan utamanya adalah pemberdayaan agar para penerima dapat mandiri secara finansial. Bantuan meliputi modal usaha, pelatihan, hingga akses pasar,” jelas Sumarni.
Ia juga menyebutkan bahwa bantuan tersebut telah disalurkan melalui Kantor Pos Kota Tidore Kepulauan.
Program ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak di Sekolah Rakyat.













