kendali – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di Blok C Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (5/8).
Pertemuan tersebut membahas sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta kesejahteraan tenaga medis.
Dalam audiensi itu, Muhammad Sinen didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Direktur, dan Wakil Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Tidore.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam sistem kesehatan nasional, yakni mengedepankan upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat, bukan hanya berfokus pada pengobatan.
“Kita harus membuat sistem kesehatan yang mampu menjaga masyarakat tetap sehat. Saat ini sekitar 80 persen anggaran Kementerian Kesehatan masih digunakan untuk menangani orang sakit. Tantangan ke depan adalah bagaimana membuat masyarakat tidak mudah sakit,” ujar Budi.
Menkes juga menjelaskan standar pelayanan fasilitas kesehatan primer. Menurutnya, satu puskesmas idealnya melayani maksimal 25 ribu penduduk dengan waktu tempuh dari wilayah terjauh menuju fasilitas kesehatan tidak lebih dari dua jam.
Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Budi memastikan program prioritas peningkatan mutu layanan kesehatan tetap berjalan. Kementerian Kesehatan, kata dia, telah menyiapkan peta jalan penguatan pelayanan kesehatan primer yang berfokus pada pemerataan fasilitas dan peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan.
“Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, kami menargetkan sekitar 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia dilengkapi dengan peralatan laboratorium untuk pemeriksaan darah dan urine, mesin USG, serta peralatan kesehatan gigi,” katanya.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga merencanakan bantuan operasional bagi puskesmas, renovasi sekitar 450 rumah sakit umum daerah (RSUD), serta pemberian insentif tambahan bagi dokter umum dan dokter gigi, melanjutkan program insentif yang sebelumnya telah diberikan kepada dokter spesialis.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyambut baik komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan di daerah. Ia optimistis berbagai persoalan pelayanan kesehatan di Kota Tidore Kepulauan akan mendapat perhatian dan solusi pada tahun-tahun mendatang.
“Apa yang menjadi kendala kesehatan di daerah dipastikan akan menjadi perhatian Kementerian Kesehatan. Terkait tunjangan dan pendapatan dokter yang disampaikan Pak Menteri juga akan menjadi prioritas,” ujar Muhammad Sinen.
Ia juga mengapresiasi keterbukaan Kementerian Kesehatan dalam menerima masukan dari pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, kami bisa bertemu langsung dengan Menteri Kesehatan beserta jajaran, mulai dari Sekjen, para Dirjen hingga para Direktur. Semua aspirasi yang kami sampaikan direspons dengan baik. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Tidore Kepulauan,” tuturnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat infrastruktur layanan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga medis, sehingga berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan.***













