Opini

Argentina vs Mesir : Messi yang Berjuang Sendirian

18
×

Argentina vs Mesir : Messi yang Berjuang Sendirian

Sebarkan artikel ini
Argentina : Piala Dunia Tahun 2026.

Oleh : Asghar Saleh – Penulis 

Tak ada orang yang tidak mengunggulkan Argentina di laga berebut tiket 8 Besar melawan Mesir tengah malam ini. Argentina memenangkan seluruh laga grup dan babak 32 Besar. Mencetak 11 gol dan kemasukan 3 gol.

Orang ramai berpendapat kalo lawan Argentina terbilang mudah. Saya paling menentang anggapan itu. Semua tim melewati babak kualifikasi yang panjang dan berdarah-darah. Ini Piala Dunia Kawan. Bukan bermain karena menang lotre.

Sinisme itu tambah kencang saat Argentina kesulitan lawan Tanjung Verde. Ada yang bilang negeri ini cuma 500 ribu penduduknya – lebih sedikit dari Depok. Ini kegoblokan unfaedah yang terus dipelihara. Kalo penduduk jadi ukuran lalu mengapa sebuah negeri yang punya penduduk 200 jutaan yang anak-anaknya tumbuh sehat karena MBG kerap gagal?

Menurut saya, laga demi laga yang dilewati Lionel Messi dkk adalah ujian bertahap. Sama seperti sekolah. Ada mid test lalu persiapan sebelum ujian akhir. Dan Tanjung Verde memberikan banyak “pelajaran” jika di level ini, lulus satu mata pelajaran saja belum cukup.

Saya tak akan membedah kualitas individu atau game plan Argentina secara taktikal. Ini salah satu tim unggulan. Ada Messi yang didukung sekumpulan pemain yang bermain untuk memberikan pelayanan terbaik kepadanya. Mentalitas mereka teruji sebagai juara dunia.

Namun di balik kekuatan itu, ada “celah kecil” yang menurut saya masih terus dibenahi Scaloni. 11 gol menjadikan mereka produktif tapi 7 gol diantaranya datang dari Messi. 4 gol sisanya dibagi oleh Cristian Romero, Leandro Martinez, Giovani Lo Celso dan Thiago Almada. Gol dari bek dan gelandang.

Dimana Lautaro Martinez dan Julian Alvarez?. Lautaro adalah kapten Inter Milan dan punya tahun-tahun hebat di liga Italia sebagai salah satu bomber mematikan. 4 pertandingan tanpa gol?

Julian Alvarez adalah aset Atletico Madrid yang kini diperebutkan oleh Barcelona dan Arsenal. Impresif di La Liga dan mandul di Piala Dunia?. Kita tidak bicara anak Simeone atau Nico Paz yang masih butuh jam terbang.

Mandulnya Lautaro membuat Messi seperti sendirian menggendong Argentina. Jika Messi dijaga dalam skema low block – saya kira Argentina akan sedikit kesulitan. Benar Messi selalu punya “cara” tapi masak sih 5 laga dan mungkin seterusnya hanya dia yang berkontribusi?

Saya merindukan sosok Angel Di Maria. Ini sisi “mata uang” yang hilang dan belum tergantikan. Di Maria adalah salah satu kepakan di sisi sayap yang sangat memahami Messi. Kompatriot yang paling mengerti gerak dan visi bermain Messi.

Di tengah, tak ada “centracompista” yang punya passing kelas atas dan pintar mengubah game. Tak ada pemain yang bisa memanjakan Messi dengan “true pass”.

Paredes, Lo Celco, Enzo Fernandez dan Mac Allistar ditambah Rodrigo De Paul adalah para pekerja yang bertugas memutus serangan, memastikan Messi fokus bikin gol dan jadi benteng pertama pertahanan. Karena itu, Argentina selalu mengandalkan “long pass” vertikal dari duo center back mereka – Romero dan Martinez.

Melawan Mesir saya cenderung berharap Scaloni memainkan Alvarez di depan mendampingi Messi dalam skema 4-4-2 diamond. Pergerakan Alvarez akan membuka ruang yang banyak. Messi butuh ruang-ruang itu. Argentina menurut saya berpeluang menang atas Mesir.

Meski begitu, Mesir bukan tim tanpa ambisi. Kualitas mereka di atas semua lawan yang sudah dihadapi Argentina sejauh ini. Ada legenda hidup Mohamad Salah. Dia didukung banyak pemain muda dengan nama-nama bintang Perancis masa lalu. Salah dkk bikin 6 gol tapi kebobolan 4 gol. Mereka lolos ke babak 16 Besar setelah menang adu pinalti lawan Australia. Catatan yang tidak terlalu impresif.

Yang patut diwaspadai oleh Argentina adalah kemauan untuk menang. Bermain untuk kehormatan. Melawan siapa saja karena keyakinan perjuangan mereka akan dikenang sebagai legacy sebuah bangsa dengan peradaban yang panjang. Mesir punya motivasi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *