News

Kolaborasi Maluku Utara–Korea Dorong Industri Berkelanjutan

20
×

Kolaborasi Maluku Utara–Korea Dorong Industri Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu, di Kantor Kedutaan Besar Republik Korea, Jakarta, Jumat (17/4). Untuk melakukan kerja sama strategis dibidang pariwisata, pertambangan, perikanan dan energi.

kendali – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu, di Kantor Kedutaan Besar Republik Korea, Jakarta, Jumat (17/4).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama strategis antara Provinsi Maluku Utara dan Republik Korea, khususnya pada sektor prioritas seperti pertambangan, energi, perikanan, dan pariwisata.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga menyoroti pentingnya pengembangan industri berbasis keberlanjutan, peningkatan nilai tambah, serta kesejahteraan masyarakat.

Salah satu yang dibahas adalah investasi perusahaan asal Korea Selatan, POSCO, dalam pengembangan industri pengolahan nikel melalui skema kerja sama di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk menjaga iklim investasi yang kondusif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan, termasuk dalam aspek perizinan, perlindungan lingkungan, dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat.

Gubernur Sherly menyatakan bahwa investasi yang masuk diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia lokal.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendorong kemitraan yang sehat dan berkeadilan dengan seluruh investor, termasuk dari Republik Korea,” ujar Sherly.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas investasi serta mendorong praktik industri yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan, sekaligus menegaskan posisi Maluku Utara sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri strategis berbasis sumber daya alam di Indonesia.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *