News

Malut Job Fair 2026 Dibuka 3.000 Lowongan Kerja, Kadis Disnakertrans Malut Ini Wadah Membangun Karir

28
×

Malut Job Fair 2026 Dibuka 3.000 Lowongan Kerja, Kadis Disnakertrans Malut Ini Wadah Membangun Karir

Sebarkan artikel ini
Para peserta lamaran Job Fair yang di Laksanakan di Kabupaten Halmahera Utara ( Halut ).

kendali – Sebanyak 3.000 lowongan kerja dari 22 perusahaan dibuka dalam Malut Job Fair Inklusif 2026 yang berlangsung di Ballroom Marahai Park Hotel, Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, pada 8–9 Juni 2026.

Bursa kerja terbesar di Maluku Utara tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, dengan mengusung tema “Sinergi Talenta Lokal untuk Maluku Utara Maju dan Berdaya Saing.”

Lowongan yang tersedia mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari industri pengolahan, jasa, perdagangan, konstruksi, hingga kelautan dan perikanan. Kesempatan kerja juga diberikan kepada penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan dunia kerja yang inklusif.

Wakil Gubernur Sarbin Sehe mengatakan Malut Job Fair menjadi momentum bagi generasi muda Maluku Utara untuk menunjukkan kemampuan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Ini adalah kesempatan bagi anak-anak muda Maluku Utara untuk menunjukkan kemampuan serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Kami ingin semakin banyak tenaga kerja lokal terserap dan menjadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi Maluku Utara,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus berupaya memperluas akses kerja bagi masyarakat. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maluku Utara, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,46 persen, sementara jumlah penduduk bekerja mencapai 666.813 orang.

Kepala Disnakertrans Maluku Utara, Marwan Polisiri, mengatakan job fair tidak hanya menjadi sarana mencari pekerjaan, tetapi juga wadah untuk membangun karier dan memperluas jejaring profesional.

“Melalui kegiatan ini, pencari kerja dapat bertemu langsung dengan perusahaan, memperoleh informasi rekrutmen yang akurat, memperluas jaringan profesional, serta memahami kebutuhan dunia kerja saat ini,” kata Marwan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ratusan pencari kerja yang memadati lokasi kegiatan. Salah seorang pencari kerja, Rofiq (23), mengaku berharap dapat memperoleh informasi lowongan yang sesuai dengan kompetensinya.

“Saya berharap bisa mendapatkan informasi lowongan yang sesuai dan bertemu langsung dengan perusahaan yang sedang membuka rekrutmen,” ujarnya.

Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mengapresiasi penyelenggaraan Malut Job Fair 2026 di daerahnya. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi langkah konkret dalam menyiapkan sumber daya manusia Maluku Utara agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur juga mengapresiasi perusahaan yang membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas dan mendorong dunia usaha untuk terus memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Lapangan kerja yang merata dan inklusif merupakan kunci untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi. Karena itu, Malut Job Fair menjadi salah satu program prioritas kami bersama Gubernur Sherly Tjoanda,” tegasnya.

Malut Job Fair 2026 menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal di tengah pertumbuhan ekonomi daerah yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *