kendali – Turnamen sepak bola bergengsi Gurabati Open Tournament (GOT) XXVIII Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, di Stadion Gurabati, Kelurahan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Minggu (7/6/2026).
Pada laga pembuka, tim kebanggaan Kota Tidore, AS Rumania dari Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, berhasil mengalahkan Garuda Tomagoba dari Kelurahan Tomagoba dengan skor 5-2.
Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen mengatakan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda serta sarana mempererat persaudaraan, memperkuat sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan semangat berprestasi.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda sekaligus sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat sportivitas,” kata Muhammad Sinen.
Ia berharap seluruh tim peserta dapat menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, menghormati keputusan wasit, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menampilkan permainan terbaik selama turnamen berlangsung.
Muhammad Sinen juga mengajak para penonton, suporter, dan masyarakat untuk menjadi pendukung yang dewasa dan sportif dalam memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya masing-masing.
“Mari bersama-sama kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan sehingga turnamen ini akan selalu menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia GOT XXVIII Tahun 2026, Muhammad Ervan Ibrahim, mengatakan bahwa sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1989, Gurabati Open Tournament telah memasuki usia ke-37 tahun dan telah digelar sebanyak 28 kali.
Menurutnya, keberlangsungan turnamen tersebut menjadi bukti komitmen dan semangat para pemuda serta masyarakat Gurabati dalam menjaga dan merawat salah satu event olahraga paling bergengsi di Kota Tidore Kepulauan.
“Eksistensi GOT hingga saat ini menunjukkan komitmen dan semangat masyarakat Gurabati yang tetap konsisten dalam menyelenggarakan dan merawat event ini dari tahun ke tahun,” kata Ervan.
Ia menambahkan, kompetisi yang diselenggarakan secara berkelanjutan merupakan salah satu faktor penting dalam pembinaan prestasi sepak bola. Karena itu, GOT kembali hadir sebagai wadah bagi klub-klub sepak bola di Maluku Utara dan sekitarnya untuk berkompetisi sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan sepak bola daerah.
Pada GOT XXVIII Tahun 2026, sebanyak 22 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara turut ambil bagian. Rinciannya terdiri atas 12 tim dari Kota Tidore Kepulauan, empat tim dari Kota Ternate, dua tim dari Kabupaten Halmahera Utara, tiga tim dari Kabupaten Halmahera Selatan, dan satu tim dari Kabupaten Halmahera Timur.
“Seluruh tim yang berpartisipasi siap berkompetisi secara sportif untuk meraih prestasi terbaik dan memperebutkan piala bergilir GOT,” ujarnya.
Opening Ceremony GOT XXVIII Tahun 2026 diawali dengan penampilan tarian kolosal bertajuk Odyssey of The Golden Era yang dibawakan oleh 265 penari dari berbagai wilayah di Kota Tidore Kepulauan. Pertunjukan tersebut berada di bawah arahan pelatih M. Rizky Ibrahim, Ariyani Ridwan, dan Balgis Malabar.













