News

Sekda Malut Lepas 40 Peserta PKA, Tekankan Aksi Perubahan Berdampak Nyata

10
×

Sekda Malut Lepas 40 Peserta PKA, Tekankan Aksi Perubahan Berdampak Nyata

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Syamsudin A. Kadir, secara resmi melepas 40 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

kendali – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Syamsudin A. Kadir, secara resmi melepas 40 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Maluku Utara ini berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum di Ternate, Selasa (28/4/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa PKA bukan sekadar agenda rutin, melainkan proses strategis untuk menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas, kompeten, dan memiliki kemampuan manajerial.

“Melalui PKA, kita membentuk pejabat administrator yang tidak hanya memahami tugas dan fungsi, tetapi juga mampu memimpin perubahan, mengelola konflik, serta membangun sinergi lintas sektor,” ujarnya.

Ia menekankan, aksi perubahan yang dihasilkan peserta harus memberikan dampak nyata di masyarakat, bukan sekadar dokumen administratif.

“Jangan hanya menjadi tumpukan kertas. Jabatan administrator adalah simpul penting yang menerjemahkan kebijakan ke lapangan,” tegasnya.

Sekda juga berharap para peserta menjadikan pelatihan ini sebagai momentum memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDM Maluku Utara, Ika Agustina Sangaji, dalam laporannya menyampaikan bahwa PKA bertujuan mengembangkan kompetensi peserta sesuai standar jabatan administrator.

Ia menjelaskan, PKA diikuti 40 peserta yang terdiri dari 36 orang dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dua orang dari Kementerian Dalam Negeri, serta masing-masing satu orang dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan Halmahera Utara, dengan total 105 jam pelatihan.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan 15 peserta terbaik yang terbagi dalam tiga kategori, yakni peserta terbaik, aksi perubahan terbaik, dan majalah terbaik.

“Kami mengapresiasi dedikasi seluruh peserta. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu agar aksi perubahan benar-benar diimplementasikan di perangkat daerah masing-masing,” kata Ika.

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada peserta terbaik oleh Sekda dan Kepala BPSDM, pemutaran video kilas balik pelatihan, serta pelepasan tanda peserta secara simbolis yang dilanjutkan dengan foto bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *