News

Gubernur Sherly Dorong UMKM Maluku Utara Naik Kelas Lewat Digitalisasi

19
×

Gubernur Sherly Dorong UMKM Maluku Utara Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Sebarkan artikel ini

kendali – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertransformasi ke ekosistem digital guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing.

Hal itu disampaikan saat menghadiri sekaligus menjadi keynote speaker dalam Pelatihan Penguatan Kapasitas UMKM Maluku Utara di Era Digital yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Sahid Bela Hotel, Ternate, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kanwil DJPb, Sekretaris Daerah Maluku Utara, serta ratusan pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Sherly menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM berbasis digital sekaligus menjadi ruang inkubasi bagi pelaku usaha agar mampu naik kelas.

“Kolaborasi ini bertujuan menyiapkan langkah konkret agar perempuan Maluku Utara semakin berdaya secara ekonomi,” ujarnya.

Menurut Sherly, sebagai daerah kepulauan, Maluku Utara membutuhkan semangat saling memberdayakan, khususnya di kalangan perempuan, agar lebih berani mengambil peluang dan mengembangkan potensi usaha.

Ia mengungkapkan, sekitar 60 persen perekonomian daerah ditopang oleh sektor UMKM. Karena itu, penguatan sektor ini dinilai akan berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi.

“Pelaku UMKM harus adaptif terhadap kebutuhan pasar dan tidak mudah menyerah. Peran pemerintah adalah memperkuat, bukan mengubah,” tegasnya.

Sherly juga menekankan pentingnya ekonomi digital sebagai solusi atas keterbatasan geografis wilayah kepulauan. Dengan digitalisasi, pelaku UMKM di berbagai pulau dapat menjangkau pasar yang lebih luas hanya melalui perangkat telepon genggam.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah awal dalam memahami dan memanfaatkan ekonomi digital secara nyata,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, mengapresiasi antusiasme peserta, khususnya pelaku UMKM perempuan.

Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini sekaligus upaya memperkuat kapasitas UMKM dalam menghadapi transformasi digital.

“Pertumbuhan ekonomi sangat ditentukan oleh kesiapan bertransformasi. Kami menargetkan UMKM dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar di tingkat nasional,” ujarnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Koperasi dan UMKM, terdapat sekitar 30,19 juta UMKM yang berkontribusi hingga 60 persen terhadap perekonomian nasional.

“Bank Indonesia akan terus menghadirkan berbagai program untuk mendukung UMKM agar bertahan, tumbuh, dan berkembang,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *