kendali – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Ternate Ghozal Elfridho mempertegas Hipmi Kota Ternate tidak pernah mengakui Firdaus Amin sebagai ketua HIPMI Malut.
Ghozal menegaskan ada 5 BPC yang sudah kami sepakati, Penolakan ini didasarkan pada dugaan kuat adanya cacat prosedural dalam proses penetapan keputusan musda, serta indikasi kepentingan tertentu yang dinilai sarat dengan “titipan” kader dari luar Maluku Utara.
Sikap ini merupakan hasil kesepakatan 5 BPC Ternate, Halut, Halteng, Sula dan Morotai.
Dalam forum tersebut, Perwakilan BPC menyatakan komitmen untuk menjaga marwah organisasi serta memastikan bahwa kepemimpinan HIPMI di daerah tetap berpijak pada mekanisme yang sah dan aspiratif.
“Intinya tong 5 BPC pendukung Rio menolak pelantikan jika tidak berpatokan di hasil musda di bulan desember dan akan melakukan proses hukum di minggu ini untuk masuk laporan di PN Jakarta,”tegas Ghozal.
Sampai dengan detik ini, Kami tidak pernah mengakui firdaus sebagai ketua umum terpilih Hipmi Malut.
“Jadi kalo narasi yang menyatakan tong menolak karena intervensi BPP terhadap ketua terpilih firdaus itu salah besar karena dari awal kami tidak pernah mengakui Firdaus Sebagai ketua,”pungkasnya.













