kendali — Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan kondisi pasca gempa bumi yang terjadi pada Kamis, 2 April 2026, tersalurkan dengan baik.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan kedalaman 33 kilometer sempat memicu peringatan dini tsunami.
Namun, status tersebut telah dinyatakan berakhir sehingga masyarakat diimbau tetap tenang, dengan tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Berdasarkan laporan sementara BPBD Provinsi Maluku Utara per pukul 13.00 WIT, dampak kerusakan terpantau di sejumlah wilayah.
Di Kota Ternate, khususnya Kecamatan Batang Dua, tercatat 5 unit rumah rusak berat dan 18 unit rumah rusak ringan. Selain itu, sejumlah rumah ibadah juga mengalami kerusakan, terdiri dari 4 gereja rusak ringan, 1 rusak sedang, dan 2 rusak berat.
Sementara itu, di wilayah lain seperti Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, dan Halmahera Selatan, dilaporkan terdapat kerusakan ringan hingga sedang, serta evakuasi warga sebagai langkah antisipasi.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Maluku Utara Menyampaikan pemerintah memastikan kehadiran penuh di tengah masyarakat terdampak.
“Situasi sudah berangsur baik. Pemerintah memastikan seluruh masyarakat terdampak, khususnya di Batang Dua, mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan. Kami dan Pemkot Ternate hadir, dan akan terus mendampingi sampai kondisi benar-benar pulih,” kata Gubernur.
Pemerintah Provinsi juga mengapresiasi respons cepat seluruh unsur, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, BMKG, BPBD, TNI/Polri, hingga masyarakat yang sigap melakukan evakuasi mandiri setelah menerima informasi resmi.
Khusus Batang Dua, bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi mulai disalurkan hari ini. Bantuan mencakup kebutuhan pangan, perlengkapan keluarga, serta dukungan logistik untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi dan kebutuhan hariannya terpenuhi.
Dengan rincian:
– 500 kilogram beras
– 30 kasur
– 1 tenda keluarga
– 70 karton mie instan
– 1.200 paket lauk siap saji
– 100 liter minyak goreng
– 120 kaleng ikan
– 96 botol kecap
– 144 box teh
– 144 kaleng susu kental manis
– 100 kilogram gula
– 30 lembar terpal
– 16 paket perlengkapan anak
– 50 lembar selimut
Gubernur Menegaskan agar masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, serta memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.














