kendali — Peserta Camp Estuaria menutup rangkaian kegiatan selama tiga hari dengan aksi pungut sampah plastik dan penanaman mangrove di pesisir Pantai Tolire, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Perkumpulan PakaTiva tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Aksi melibatkan pemuda Kelurahan Takome, masyarakat setempat, serta sejumlah mahasiswa Universitas Khairun Ternate. Dari kegiatan tersebut, peserta mengumpulkan 22 karung besar atau trash bag sampah plastik yang ditemukan di kawasan pesisir.
Selain membersihkan pantai, peserta juga melakukan penanaman mangrove sebagai upaya menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir.
Direktur Perkumpulan PakaTiva, Zafira Daeng Barang, mengatakan pelestarian lingkungan tidak cukup dilakukan melalui wacana, tetapi harus diwujudkan dalam aksi bersama.
“Menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan kepedulian dalam bentuk wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi bersama,” kata Zafira.
Menurutnya, penanaman mangrove penting untuk menjaga ekosistem pesisir. Sementara aksi bersih pantai diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat agar tidak menjadikan kawasan pesisir sebagai tempat pembuangan sampah.
Kegiatan bertajuk “Aksi untuk Bumi, Aksi untuk Masa Depan” tersebut merupakan bagian dari rangkaian Camp Estuaria yang berlangsung selama tiga hari di Pulo Tareba.
Zafira berharap kegiatan serupa dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu aksi.
“Kita ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Satu langkah kecil hari ini bisa menjadi perubahan besar bagi bumi dan generasi yang akan datang,” ujarnya.
Ia menegaskan, Perkumpulan PakaTiva membawa pesan “Jaga Kampung, Rawat Budaya, Lestarikan Alam” sebagai semangat untuk mendorong gerakan pelestarian lingkungan di Maluku Utara.













