Kendali – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan meraih peringkat III sebagai Pemerintah Daerah Pengelola Transfer ke Daerah (TKD) Terbaik Semester I Tahun 2025. Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Maluku Utara, Sakop, kepada Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, di ruang rapat Wali Kota, Senin (25/8/2025).
Penghargaan ini diserahkan dalam rangkaian kunjungan silaturahmi sekaligus kunjungan kerja Kanwil DJPb Maluku Utara ke Tidore. Wali Kota Muhammad Sinen bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, para asisten, staf ahli, dan pimpinan OPD turut mendampingi jalannya pertemuan.
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menyampaikan apresiasi atas kunjungan perdana Kanwil DJPb Maluku Utara ke Tidore. Ia menegaskan meskipun Tidore adalah kota kecil dengan anggaran terbatas, pemerintah daerah tetap mampu menjaga tata kelola keuangan secara akuntabel. Hal ini dibuktikan dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 11 kali berturut-turut.
“Alhamdulillah, walau Tidore kota kecil dan sepi, tetapi dalam pengelolaan keuangan daerah kita bisa meraih WTP 11 kali berturut-turut. Bagi saya dan Pak Wakil, majunya sebuah daerah bukan hanya soal kemampuan fiskal, tetapi bagaimana pemimpin kreatif dan inovatif mengelola keterbatasan untuk memberi yang terbaik bagi rakyat,” ujar Muhammad Sinen.
Ia juga berharap kehadiran Kanwil DJPb bisa semakin memperhatikan Kota Tidore, termasuk persoalan Dana Bagi Hasil (DBH) yang hingga kini masih dicicil oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Maluku Utara, Sakop, menyampaikan apresiasinya atas capaian Pemerintah Kota Tidore. Menurutnya, meski kecil secara wilayah dan sumber daya, Tidore mampu menunjukkan tata kelola keuangan yang baik sekaligus memberi kontribusi signifikan bagi daerah.
“Kota Tidore luar biasa. Walaupun kecil dan dengan sumber daya terbatas, tapi ada inovasi yang terus dikembangkan. Ini bukti keterbatasan bukan penghalang untuk jadi yang terbaik,” kata Sakop.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Wali Kota Tidore dan penyerahan plakat kenang-kenangan dari Kanwil DJPb Provinsi Maluku Utara.













