News

Balai Bahasa Malut, Buat Bimtek Untuk Menjaga Nilai Bahasa Tidore Terus Eksis

17
×

Balai Bahasa Malut, Buat Bimtek Untuk Menjaga Nilai Bahasa Tidore Terus Eksis

Sebarkan artikel ini
Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara melakukan bimbingan teknis Bahasa Tidore, dengan melibatkan seluruh Komunitas dan Sekolah-Sekolah di Kota Tidore Kepulauan, di Aula Dinas Pendidikan Kota Tidore, Rabu, ( 8/04/2026).

kendali – Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara melakukan bimbingan teknis Bahasa Tidore, dengan melibatkan seluruh Komunitas dan Sekolah-Sekolah di Kota Tidore Kepulauan, di Aula Dinas Pendidikan Kota Tidore, Rabu, ( 8/04/2026).

Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain dalam sambutannya mengatakan, pengakuan bahasa daerah menjadi sangat penting karena hal tersebut menyangkut jati diri masyarakat Tidore dan kekayaan budaya yang terkandung didalamnya.

Mengingat juga bahwa di tengah arus globalisasi dan perkembangan zaman yang semakin maju, ketika bahasa daerah tidak lagi digunakan maka generasi penerus daerah ini tidak akan mengetahui bahasa daerah yang ada.

“Kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah di Kota Tidore Kepulauan, tentu saja menjadi sebuah angin segar bagi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama masyarakat di tengah upaya kita bersama untuk mendorong status Bahasa Tidore agar dapat diakui sebagai bahasa daerah yang mandiri bukan sekedar dialek dari bahasa Ternate.” Katanya.

Lanjutnya, pengakuan bahasa daerah menjadi sangat penting karena hal tersebut menyangkut jati diri masyarakat Tidore dan kekayaan budaya yang terkandung didalamnya, serta mengingat juga bahwa di tengah arus globalisasi dan perkembangan zaman yang semakin maju.

“Kami mengharapkan Bimbingan Teknis pada hari ini dapat-benar-benar memberi dampak nyata bagi generasi penerus Kota Tidore Kepulauan.” Sambungnya.

Tak lupa, Taher juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penggunaan Bahasa Daerah Tidore dalam kehidupan sehari-hari agar tak tergerus oleh bahasa-bahasa lainnya.

Namun juga menghimbau bahwa dengan adanya penggunaan bahasa Tidore tidak akan menggeser sedikit pun penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai bahasa persatuan dan kesatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *