Kendalikek

Nurul Asnawiah: Ekraf Tidore Alami Tren Positif, Perlu “Dikawal”

19
×

Nurul Asnawiah: Ekraf Tidore Alami Tren Positif, Perlu “Dikawal”

Sebarkan artikel ini
Sesi sering Talk Session yang menghadirkan para pembicara, Sekda Ternate Rizal Marsaoly, Nurul Asnawiah, dan dipandu oleh Teguh Barakati, di Cafe Legend House, Kota Tidore, Minggu (23/3/2026).

kendali – Peran komunitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Tidore semakin terbuka lebar. Ketua Gekrafs Tidore, Nurul Asnawiah, menegaskan tren positif yang tengah terjadi perlu dijaga dan dikawal secara berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Nurul Asnawiah yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Tidore, saat menjadi narasumber dalam talk session Bacarita Komunitas yang mengangkat tema peran komunitas dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah, Senin,(23/3/2026).

Example floating

Dalam forum tersebut, ia tampil energik berdampingan dengan Sekretaris Daerah (sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly.

Menurutnya, geliat komunitas di Tidore sejauh ini menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

“Komunitas di Tidore sampai hari ini sudah memberikan tren positif. Artinya ada peningkatan dalam pengembangan SDM, terutama di sektor ekonomi kreatif,” ujarnya.

Ia juga menyinggung arah pembangunan nasional melalui konsep Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kerangka tersebut dapat menjadi pintu masuk dalam memahami arah pembangunan, termasuk penguatan sektor ekraf di daerah.

Lebih lanjut, Asnawiah menilai pendekatan kolaboratif lintas sektor atau hexa-helix di Tidore telah berjalan cukup baik. Sinergi antara pemerintah dan komunitas dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekraf.

“Kolaborasi lintas sektor terus mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Ini menjadi kekuatan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa visi pembangunan Wali Kota Tidore telah mengakomodasi ekonomi kreatif sebagai bagian dari kebijakan daerah yang harus terus dijaga implementasinya.

“Visi besar pemerintah daerah sudah menempatkan ekonomi kreatif sebagai bagian dari kebijakan. Itu yang terus kami kawal,” tegasnya.

Sebagai Ketua Gekrafs Tidore, ia berharap berbagai program seperti Lilin Gekrafs, rembuk komunitas, hingga penyelenggaraan event kreatif dapat terus menjadi ruang pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, tujuan utama dari seluruh gerakan tersebut adalah memperkuat ekonomi lokal dan memberikan dampak nyata bagi para pelaku ekonomi kreatif di Tidore.

“Poinnya adalah bagaimana program-program ini bisa mendorong peningkatan ekonomi lokal dan memberi manfaat langsung bagi pelaku ekraf,” pungkasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example floating