kendali – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Januari–Februari segera dicairkan pada pekan ini. Kebijakan tersebut ditegaskan saat Safari Ramadhan perdana Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Kampung Ramadhan Taman Sultan Tidore, Sofifi, Senin (2/3).
Menurut Sherly, percepatan pencairan TTP dilakukan bersama Wakil Gubernur sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan ASN menjelang Ramadan dan Idulfitri. Bahkan, gaji Maret telah lebih dulu dicairkan pada minggu terakhir Februari.
“Langkah ini kami ambil agar ASN memiliki kesiapan dana lebih awal untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.
Agenda Safari Ramadan tersebut dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta buka puasa dan jamuan makan malam bersama Forkopimda, pimpinan OPD, dan masyarakat. Sebelum makan malam bersama, Wakil Gubernur dan Sekretaris Provinsi mengikuti buka puasa bersama yang diisi tausiah oleh Ustaz Muhammad Nur.
Selain memastikan hak ASN, Gubernur Sherly juga menaruh perhatian pada geliat ekonomi masyarakat. Ia meninjau langsung puluhan tenant UMKM di Kampung Ramadan dan menemukan rata-rata pendapatan pedagang berkisar Rp500 ribu hingga Rp900 ribu per hari.
“Dengan estimasi omzet minimal Rp15 juta per bulan, ini menjadi modal yang sangat baik bagi pelaku usaha dalam menyambut Lebaran,” ungkapnya.
Tahun ini Kampung Ramadan diikuti sekitar 30 tenant UMKM dan akan dievaluasi untuk pelaksanaan yang lebih besar dan representatif pada tahun mendatang.
Di hadapan ASN, Sherly juga mengingatkan agar puasa tidak menjadi alasan menurunnya produktivitas kerja.
“Jangan banyak timbus. Produktivitas harus tetap terjaga,” tegasnya.
Safari Ramadhan dan GPM Pemprov Malut akan menyasar seluruh kabupaten/kota, dimulai dari Morotai, Halmahera Utara, dan Sofifi, lalu berlanjut ke Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Tidore Kepulauan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, hingga berakhir di Kota Ternate.













