News

Wagub Bawa Misi Damai di Tengah Puing Konflik Bumi Fagogoru

24
×

Wagub Bawa Misi Damai di Tengah Puing Konflik Bumi Fagogoru

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, wakapolda Brigjen Polisi Stephen M. Napiun, Bupati Halteng Ikram Sangaji, beserta rombongan mengunjungi salah satu yang berkonflik untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.

kendali – Suasana mencekam menyelimuti perbatasan Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, menyusul bentrokan berdarah antar warga yang pecah pada Jumat pagi (3/4).

Merespons situasi yang memanas, langkah Wagub tidak main-main. Ia didampingi langsung oleh Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Polisi Stephen M. Napiun, dan Danrem 152/Baabullah untuk melakukan mediasi tingkat tinggi. Fokus utamanya adalah merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat guna memutus rantai dendam.

Sarbin Sehe menjelaskan situasi di lokasi bentrok, yakni Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, mulai kondusif setelah aparat gabungan TNI/Polri diterjunkan sejak Jumat pagi.

“Kita semua bersaudara, mari jaga perdamaian,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Polisi Stephen M. Napiun menyatakan sebanyak 250 personel gabungan TNI/Polri telah bersiap siaga untuk meredam situasi agar tidak meluas.

“Saya meminta masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan perdamaian,” kata Wakapolda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumbu konflik bermula dari temuan jasad seorang warga Desa Banemo di area perkebunan wilayah Desa Sibenpopo pada Jumat pagi.

Penemuan tragis ini menyulut amarah keluarga korban yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan senjata tajam dan benda berbahaya lainnya.

Konflik horizontal ini membawa dampak memilukan. Sejumlah rumah warga di Desa Sibenpopo hangus terbakar dilalap si jago merah. Tak hanya kerugian materiil, bentrokan ini juga merenggut nyawa, di mana satu warga Desa Sibenpopo dilaporkan meninggal dunia.

Kini, harapan bertumpu pada proses mediasi yang tengah berjalan agar kedamaian kembali bersemi di Bumi Fagogoru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *