News

Tinjau Batang Dua, Gubernur Sherly Pastikan Bantuan Pemprov Segera Disalurkan

8
×

Tinjau Batang Dua, Gubernur Sherly Pastikan Bantuan Pemprov Segera Disalurkan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, turun langsung meninjau kondisi warga di Kecamatan Pulau Batang Dua, Sabtu (11/4/2026), pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tersebut.

kendali — Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, turun langsung meninjau kondisi warga di Kecamatan Pulau Batang Dua, Sabtu (11/4/2026), pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tersebut.

Setibanya di lokasi, Sherly langsung menemui warga terdampak untuk mendengar kondisi serta kebutuhan mendesak di lapangan. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wakil Gubernur Sarbin Sehe dan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly.

Di hadapan warga dan perangkat daerah, Sherly menekankan pentingnya percepatan pendataan rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa. Ia juga memastikan pemerintah segera menyiapkan skema bantuan bagi warga terdampak.

Sherly meminta penjelasan terkait progres pendataan yang dilakukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

“Perkim sudah mendata rumah yang rusak? Berapa jumlahnya?” tanya Sherly kepada Kepala Dinas Perkim, Musrifah Alhadar.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perumahan, guna mempercepat penanganan rumah warga terdampak.

“Kami sudah berkoordinasi dan menyampaikan laporan ke Kementerian Perumahan agar bantuan segera diberikan,” ujarnya.

Sherly menjelaskan, rumah dengan kategori rusak ringan dan sedang akan mendapat bantuan perbaikan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan kisaran Rp20 juta hingga Rp35 juta per unit.

Sementara itu, rumah dengan kategori rusak berat akan dibangun kembali oleh pemerintah.

Meski demikian, ia menegaskan proses penyaluran bantuan tetap melalui tahapan administrasi dan verifikasi data.

“Tidak bisa langsung, butuh waktu. Saya upayakan secepat mungkin, paling lambat dua minggu sudah mulai berjalan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *