News

RSUD Tidore Laksanakan Operasi Perdana Celah Bibir pada Bayi

13
×

RSUD Tidore Laksanakan Operasi Perdana Celah Bibir pada Bayi

Sebarkan artikel ini
Tindakan medis dilakukan terhadap bayi laki-laki berusia 3,5 bulan asal Kota Tidore Kepulauan, di rumah sakit RSD Tidore.

kendali – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tidore Kepulauan berhasil melaksanakan operasi perdana celah bibir (labioschisis) pada seorang bayi, Sabtu (11/4/2026).

Tindakan medis tersebut dilakukan terhadap bayi laki-laki berusia 3,5 bulan asal Kota Tidore Kepulauan. Sebelum operasi, pasien menjalani perawatan intensif sejak lahir di bawah pengawasan dokter spesialis anak hingga kondisinya dinyatakan stabil dan layak menjalani pembedahan.

Dokter operator, drg. Ardian, Sp.BMMf., MARS, menjelaskan bahwa prosedur dilakukan secara bertahap untuk memastikan keselamatan pasien serta hasil yang optimal. Pada tahap awal, tim medis memprioritaskan penanganan celah bibir.

“Karena usia pasien masih sangat muda, penanganan difokuskan terlebih dahulu pada celah bibir. Untuk celah langit-langit akan dilakukan pada tahap berikutnya setelah kondisi pasien memungkinkan,” ujarnya.

Operasi berlangsung sekitar tiga jam dan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Saat ini, pasien tengah menjalani masa pemulihan dengan kondisi yang terus membaik.

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi RSUD Tidore dalam meningkatkan layanan kesehatan, khususnya di bidang bedah rekonstruksi. Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat di Maluku Utara tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan serupa.

Selain itu, capaian ini juga membuka peluang pengembangan fasilitas serta peningkatan kompetensi tenaga medis di daerah, terutama dalam penanganan kelainan bawaan seperti celah bibir dan langit-langit.

Sementara itu, orang tua pasien, Ilyas Suaib, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas layanan yang diberikan. Ia mengaku sebelumnya sempat direkomendasikan membawa anaknya ke Tobelo untuk mendapatkan alat bantu menyusu.

“Alhamdulillah dengan adanya layanan operasi bibir sumbing di RSUD Tidore, kami sangat terbantu. Sejak awal kami harus berupaya mencari penanganan ke luar daerah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran dokter yang telah memberikan motivasi hingga akhirnya anaknya dapat menjalani operasi sesuai standar medis.

“Alhamdulillah, seluruh proses operasi berjalan dengan baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *