Olahraga

PSTI Maluku Utara Gelar Penataran Wasit dan Pelatih, Target Ikut Porprov 2026

47
×

PSTI Maluku Utara Gelar Penataran Wasit dan Pelatih, Target Ikut Porprov 2026

Sebarkan artikel ini
Foto bersama para pengurus PSTI dan pelatihan pelatih dan wasit, di gedung SMK negeri 2 Kota Ternate.

kendali – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Maluku Utara resmi mengagendakan penataran wasit dan pelatih yang berlangsung 4-9 April 2026 di Gedung SMK Negeri 2 Kota Ternate, dengan mendatangkan langsung Pembina Bidang Pembinaan Prestasi PSTI DKI Jakarta Hi.Tirowali.

Ketua Panitia, Samsul Bahri, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali cabang olahraga sepak takraw yang sempat vakum cukup lama di Maluku Utara.

“Sepak takraw di Maluku Utara mengalami kevakuman cukup lama. Kehadiran Sekretaris KONI provinsi Maluku Utara dan Pak Tiro menjadi semangat bagi kami untuk kembali membangkitkan olahraga ini,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Ia menjelaskan, setiap kabupaten/kota mengirimkan dua peserta yang akan dilatih masing-masing sebagai pelatih dan wasit.

“Setiap daerah mengutus dua orang, satu dipersiapkan sebagai pelatih dan satu lagi sebagai wasit,” tambahnya.

Kegiatan ini, lanjut Samsul, dilaksanakan secara mandiri oleh panitia dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Sekretaris KONI Maluku Utara, Mansur Sangadji, mengungkapkan bahwa PSTI telah vakum selama kurang lebih 13 tahun. Upaya kebangkitan organisasi dimulai setelah komunikasi intens dengan Ketua PSTI Maluku Utara yang baru, Lutfi Apal.

“Dari komunikasi itu, kami bersepakat untuk membangkitkan kembali PSTI di Maluku Utara melalui musyawarah yang sudah dilaksanakan beberapa bulan lalu,” katanya.

Musyawarah tersebut turut dihadiri Ketua KONI Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara.

Menurut Mansur, penataran ini menjadi salah satu syarat penting untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara yang dijadwalkan berlangsung di Halmahera Utara pada 1–8 Juni 2026.

“Kami optimistis PSTI sudah siap mengikuti Porprov,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan pengurus di kabupaten/kota telah terpenuhi dan para atlet juga mulai dipersiapkan. Antusiasme masyarakat terhadap sepak takraw di Maluku Utara dinilai cukup tinggi.

Selain itu, PSTI juga diharapkan mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pra-Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra-Popnas) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Mansur juga mendorong agar setelah Porprov, PSTI terus menggelar kompetisi maupun penataran untuk menjaga konsistensi pembinaan.

“Semangat ini harus terus dijaga. Setelah Porprov, diharapkan ada lagi kegiatan atau turnamen untuk meningkatkan kualitas,” pungkasnya.

Ia menambahkan, Porprov Maluku Utara nantinya akan mempertandingkan 26 cabang olahraga. Ke depan, pelaksanaan Porprov diharapkan dapat digilir ke kabupaten/kota lain, tidak hanya terpusat di Ternate, Halmahera Utara, dan Halmahera Selatan, dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *