kendali — Pemerintah Maluku Utara menunjukan respon cepat dan berkoordinasi dalam penanganan gempa bumi yang melanda wilayah Maluku Utara.
Tim gabungan Kamis (2/4/2026) yang terdiri dari Polri, TNI, serta berbagai instansi pemerintah dan lembaga kemanusiaan resmi diberangkatkan dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menuju lokasi terdampak menggunakan kapal KNP 358 milik KPLP KSOP Kelas II Ternate.
Sebanyak 73 personel gabungan diterjunkan dalam misi kemanusiaan, melibatkan unsur Polres Ternate, Brimob Polda Maluku Utara, TNI, BPBD, Dinas Sosial, Basarnas, hingga organisasi masyarakat seperti Baznas dan ORARI.
Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan efektif.
Selain personel, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan logistik dalam jumlah signifikan, mulai dari beras, makanan siap saji, perlengkapan keluarga, hingga tenda dan selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Proses pemberangkatan diawali dengan apel kesiapan personel, memastikan seluruh tim dalam kondisi siap menjalankan tugas kemanusiaan.
Selanjutnya, kapal bantuan diberangkatkan menuju Pulau Batang Dua dan diperkirakan tiba pada tengah malam untuk segera melakukan distribusi bantuan dan penanganan di lapangan.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan seluruh jajaran pemerintah daerah bergerak cepat dan solid dalam merespons arahan Presiden serta memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan terbaik.
“Kami bergerak cepat dan terkoordinasi bersama TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan bantuan segera sampai kepada masyarakat di Batang Dua. Ini wujud kehadiran negara di tengah situasi darurat, sekaligus komitmen kami untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terpenuhi,”tutur Gubernur.
Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam situasi darurat. Pemerintah tidak hanya bergerak responsif, tetapi juga memastikan koordinasi berjalan solid di semua lini, dari pusat hingga daerah.














