News

Pesan Harmonis Wagub Sarbin Untuk Ibu-Ibu Taduma: Cerdas Mengatur Dapur, Kuat Menjaga Keluarga

4
×

Pesan Harmonis Wagub Sarbin Untuk Ibu-Ibu Taduma: Cerdas Mengatur Dapur, Kuat Menjaga Keluarga

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Provinsi Maluku Utara sukses menuntaskan rangkaian Gerakan Pangan Murah (GPM) di 10 Kabupaten/Kota. Agenda penutup (GPM) yang dipusatkan di Kelurahan Taduma, Kota Ternate, pada Senin (16/3), dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe.

kendali – Pemerintah Provinsi Maluku Utara sukses menuntaskan rangkaian Gerakan Pangan Murah (GPM) di 10 Kabupaten/Kota. Agenda penutup (GPM) yang dipusatkan di Kelurahan Taduma, Kota Ternate, pada Senin (16/3), dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur (Wagub) menekankan bahwa kehadiran GPM merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, khususnya kaum ibu, di tengah gejolak harga bahan pokok. Ia menyoroti angka inflasi di Kota Ternate yang telah mencapai 6 persen, sedikit di atas rata-rata provinsi yang berada di angka 5,8 persen.

Olehnya itu, Wagub secara khusus menitipkan dua tugas penting bagi para ibu rumah tangga untuk membantu menekan laju inflasi dari unit terkecil, yakni keluarga:

1). Dirinya menghimbau masyarakat agar tidak konsumtif dan menghindari sifat “halibiru” atau keinginan belanja yang berlebihan tanpa perencanaan.

2). Wagub menyayangkan tingginya angka mubazir makanan selama bulan Ramadan.

“Hasil survei menunjukkan kurang lebih 4 sampai 6 miliar rupiah terbuang percuma setiap malam karena kue-kue yang tidak termakan. Saya minta Ibu-ibu atur dapur dengan baik, beli sesuai kebutuhan agar harga tidak terus melonjak,” tegasnya.

Meski demikian ia memastikan bahwa stok pangan di Maluku Utara dalam kondisi aman, namun rantai pasok yang panjang seringkali menjadi pemicu fluktuasi harga di tingkat konsumen.

Untuk diketahui, pada penutupan GPM di Taduma ini, pemerintah provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pangan menyalurkan sebanyak 500 paket sembako yang dapat ditebus murah menggunakan kupon, dengan total komoditas yang disediakan meliputi: Beras 2,5 Ton, Gula Pasir 1 Ton, Minyak Goreng 1.000 Liter.

“Setiap paket dijual seharga Rp50.000, yang berisi beras 5 kg, gula 2 kg, dan minyak goreng 2 liter. Harga ini jauh di bawah harga pasar, mengingat target pemerintah untuk menjaga harga minyak goreng di kisaran Rp15.700 per liter,” ungkap Kadis Pangan Malut, Dheni Tjan.

Raoda (43), salah satu warga Kelurahan Taduma, dalam kesempatan ini menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif Pemprov Malut. “Ini adalah kesempatan emas bagi kami. Harga sembako beberapa tahun terakhir melonjak tinggi, jadi kegiatan ini sangat membantu masyarakat kecil,” akunya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Malut, Satgas Saber Pangan, Kadis Pangan Malut dan Kota Ternate, Lurah Taduma serta masyarakat.

Di akhir sambutannya, Wagub mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sisa hari di bulan Ramadan dengan memperbanyak kepedulian sosial, menyantuni anak yatim, dan segera menunaikan zakat fitrah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *