Pop Culture

Kalau Bukan Komunitas, Siapa Lagi? “Legendiary Chapter 01” Siap Melegenda

21
×

Kalau Bukan Komunitas, Siapa Lagi? “Legendiary Chapter 01” Siap Melegenda

Sebarkan artikel ini
Owner Legend House, Siti Faya Ila

kendali – Semangat kolektif lintas komunitas bakal mengguncang Kota Tidore Kepulauan. Event bertajuk “Legendiary Chapter 01” siap digelar di Legend House, menghadirkan kolaborasi kreatif antara komunitas dari Ternate dan Tidore.

Kegiatan ini mengusung konsep pertunjukan komunitas yang dikemas dalam berbagai penampilan seni dan talk session. Event tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 22–23 Maret 2026, di Legend House, Tidore.

Example floating

Owner Legend House, Siti Faya Ila, mengatakan momentum Lebaran tahun ini dimanfaatkan untuk menghadirkan ruang temu bagi komunitas kreatif dari dua pulau dengan karakter yang berbeda.

“Lebaran kali ini bakal seru karena kami mempertemukan komunitas dari Ternate dan Tidore dalam satu panggung kolektif,” ujar Faya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi upaya memperpanjang nafas gerakan komunitas yang selama ini tumbuh melalui gigs kecil di sejumlah kedai kopi di Tidore.

Ia menjelaskan, geliat komunitas di Tidore mulai berkembang dengan hadirnya gigs di berbagai kedai kopi, seperti Taman Rayan melalui Cafe Nitiprayan. Legend House, kata dia, juga memulai langkah serupa melalui gigs “Legendiary”.

“Ke depan kami ingin setiap kedai kopi punya identitas gigs sendiri sebagai ruang ekspresi komunitas,” tambahnya.

Salah satu rangkaian event Sesi Talk Session untuk masa depan komunitas. Menghadirkan, Walikota Tidore, Sekda Ternate, dan ketua Gekrafs Tidore.

Sejumlah musisi dan penampil lokal Maluku Utara dijadwalkan meramaikan panggung, di antaranya Bokinana Family, Presiden Tidore, Akbar Darul (stand up comedy), Badbad Onk, dan Ririe Fachrie.

Tak hanya itu, event ini juga menghadirkan sesi diskusi yang akan dihadiri Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen serta Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly dan ketua Gekrafs Tidore Nurul Asnawiah.

Selain talk session, pengunjung juga akan disuguhkan sesi “bacarita” bersama para owner kedai kopi di Tidore, seperti Nitiprayan, Legend House, dan Tong Coffee.

Faya berharap, melalui “Legendiary”, setiap individu yang terlibat maupun hadir dapat menemukan ruang untuk berkembang dan meninggalkan jejaknya sendiri.

Tidak valid, kalau kami tidak berterima kasih untuk para suport acara ini, Gekrafs Tidore, Wild House, Meus, Rumah Tua Art, Ruang Tengah, dan Inkubator Space, Music Corner dan Lainya.

“Kami berharap dari Legend House, setiap orang yang datang bisa menjadi legenda untuk dirinya sendiri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example floating