News

Gubernur Sherly Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026, Tiket Kapal Disubsidi 50 Persen

16
×

Gubernur Sherly Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026, Tiket Kapal Disubsidi 50 Persen

Sebarkan artikel ini
Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang dipimpin Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Kamis (5/3/2026).

kendali – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mematangkan persiapan menghadapi arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Berbagai langkah terpadu disiapkan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, serta ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjaga.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang dipimpin Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Kamis (5/3/2026).

Rakor diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan instansi terkait, di antaranya Kapolda Maluku Utara, Danrem 152/Baabullah, Kesbangpol, BMKG, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, BPBD, Dinas Pariwisata, hingga Dinas Pendidikan.

Rapat tersebut menjadi bagian dari kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang bertujuan memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Maluku Utara.

Dalam arahannya, Gubernur Sherly mengapresiasi sinergi lintas sektor yang terus diperkuat untuk menjamin kelancaran arus mudik masyarakat.

“Rakor ini memiliki arti penting sebagai wujud kepedulian pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan lancar,” ujar Sherly.

Ia menambahkan, sebagai daerah kepulauan, Maluku Utara sangat bergantung pada konektivitas transportasi laut. Karena itu, kesiapan seluruh sektor menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Selain itu, Sherly juga mengumumkan program mudik bersubsidi Lebaran 2026, berupa potongan harga tiket kapal laut sebesar 50 persen bagi masyarakat Maluku Utara.

“Kebijakan ini berlaku untuk perjalanan pulang-pergi pada periode 12 hingga 31 Maret 2026, sementara penjualan tiket mulai dibuka pada 5 Maret 2026,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono menekankan kepada seluruh jajaran agar melakukan persiapan secara optimal, terukur, dan penuh tanggung jawab.

Ia juga meminta penguatan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Ramadan dan Idulfitri.

Menutup arahannya, Gubernur Sherly menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan mudik tahun ini.

“Kami siap bersinergi bersama Polri, TNI, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan masyarakat Maluku Utara dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi dan kesiapan sejak dini menjadi kunci keberhasilan pengamanan,” pungkasnya.

Rakor tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Maluku Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *