kendali – Dalam suasana penuh berkah di bulan suci Ramadhan. Gubernur bersama Wakil Gubernur melayat ke rumah duka, Selasa (3/3).
Kehadiran pimpinan daerah tersebut merupakan bentuk empati dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan haru itu, Gubernur menyerahkan secara langsung santunan kematian sebesar 5 juta.
Sherly dengan haru sembari menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan dukungan moril agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada kelurga yang ditinggalkan, saya sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tabah dan saling menguatkan di tengah cobaan,” ucapnya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, baik dengan bantuan maupun langkah penanganan lanjutan.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen hadir, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memastikan penanganan pasca kejadian dapat berjalan dengan baik, tukasnya.
Dihimpun dari keterangan keluarga, korban bernama Abubakar Wahid (70), warga Desa Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan yang terjatuh dari longboat saat melaut.
Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Zen Kasim, menjelaskan bahwa santunan tersebut merupakan bagian dari kebijakan sosial Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah berjalan sejak awal kepemimpinan Sherly Tjoanda.
“Santunan Rp5 juta untuk keluarga korban meninggal merupakan bagian dari program sosial yang digagas Ibu Gubernur,” jelas Zen.













