kendali – Dalam dua tahun terakhir, Maluku Utara kembali menorehkan kebanggaan di tingkat nasional melalui lahirnya dua perempuan inspiratif yang dianugerahi penghargaan Srikandi Indonesia. Mereka adalah Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Owner Putadino Kayangan, Anitawati Gathmir.
Tahun 2025, Gubernur Sherly Tjoanda Laos meraih Anugerah Srikandi Indonesia pada kategori Penggerak Politik. Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Kompas TV beberapa hari lalu, bersama sejumlah tokoh perempuan dari berbagai bidang.
Dalam sambutannya, Sherly menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah pencapaian pribadi semata, melainkan bentuk pengakuan terhadap peran perempuan dalam ruang publik dan politik.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk semua perempuan yang memilih terlibat, bersuara, dan bertahan dalam proses politik yang sering kali tidak mudah,” ujar Sherly.
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi Sherly dalam 100 hari kerja pemerintahan, yang dinilai berpihak pada kepentingan masyarakat serta memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan daerah.
“Perempuan kuat bukanlah mereka yang tidak pernah lelah, tetapi mereka yang tetap memilih bangkit tanpa kehilangan nurani,” tegasnya.
“Perempuan kuat bukan karena berjalan sendirian, melainkan karena saling menjaga ketika dunia terasa berat,” tambah Sherly.

Sementara itu, Anitawati Gathmir sebelumnya juga telah mengharumkan nama Maluku Utara di tingkat nasional. Pada tahun 2024, ia menerima Anugerah Puspa Bangsa dalam kategori Budaya – Pelestarian Tenun Tidore Kepulauan, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya menjaga dan mengembangkan warisan budaya lokal.
Dengan capaian tersebut, Maluku Utara telah mempersembahkan dua srikandi inspiratif yang mendapatkan pengakuan nasional berkat komitmen, prestasi, dan dedikasi mereka dalam membangun daerah serta mengangkat nilai-nilai lokal ke panggung Indonesia.













